Banjir Rob Genangi 3.000 Rumah Warga Belawan

Sedikitnya 3.000 unit rumah warga di sekitar pesisir Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Jumat (8/10/2010), kembali digenangi air akibat banjir rob atau air laut yang masuk ke daratan di kawasan tersebut.

Genangan air dari banjir rob melanda sejumlah perkampungan penduduk yang tersebar di beberapa kelurahan di Belawan sejak Pukul 13.00 WIb dan berangsur surut menjelang Pukul 16.30 WIB.

Ketinggian air yang menggenangi perkampungan penduduk berkisar antara 10 centimeter (cm) hingga 30 cm.

Wilayah kelurahan yang relatif dominan digenangi luapan air pasang tersebut antara lain Kelurahan Bahagia, Bahri, Sicanang, Belawan I dan sebagian kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Gabion Belawan.

Luapan air pasang juga menggenangi sejumlah kawasan pemukiman penduduk di Kampung Nelayan Indah, Kecamatan Medan Belawan.

Dari pantauan, banjir rob juga menggenangi sejumlah badan jalan, kantor, sekolah dan gudang.

Jalan Sumatera yang merupakan jalan utama di inti Kota Belawan juga sempat beberapa jam digenangi air banjir sehingga cukup mengganggu aktivitas kendaraan dan warga setempat.

Banyak kendaraan seperti sepeda motor mogok akibat komponen mesinnya terendam air banjir.

Musibah banjir rob yang melanda wilayah Belawan tersebut mulai terjadi sejak dua hari lalu.

Beberapa warga membenarkan ketinggian air banjir rob saat ini relatif tinggi di banding beberapa tahun sebelumnya.

“Banjir rob sebenarnya hampir setiap tahun sekali melanda Belawan, tetapi pada tahun 2010 ini tergolong cukup parah dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Syahrial, warga Belawan.

Namun demikian, kata dia, warga yang rumahnya digenangi air banjir masih belum ada yang mengungsi ke tempat yang dianggap aman dari ancaman banjir rob.

“Luapan air banjir rob sejak beberapa hari terakhir ini tidak hanya terjadi pada siang hari saja, melainkan menjelang dinihari yaitu mulai Pukul 01.00 WIB dan sekitar empat jam kemudian kembali surut,” tambahnya.

Syahrial menambahkan kondisi drainase di sebagian besar wilayah Belawan cukup membantu mempercepat proses surutnya air banjir tersebut.

Dia memprediksi banjir rob dalam beberapa hari lagi masih melanda sebagian wilayah Belawan dan kawasan pesisir Kecamatan Medan Labuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s